MENGHASILKAN UANG DARI MENULIS - Anam Khoirul Anam

MENGHASILKAN UANG DARI MENULIS

Author: Anam Khoirul Anam - May 02, 2018
Advertisement

Advertisement

Siapa yang tidak senang jika mendapat uang? Tentu siapa saja pasti senang, apalagi cara mendapatkannya begitu mudah dan tidak perlu banyak keluar tenaga ataupun biaya. Boleh percaya ... boleh tidak, tapi hal ini benar-benar terjadi. Selama mau dan mampu melakukan dengan cara yang baik dan benar, bukan suatu mustahil mendapatkan uang dengan cara yang mudah. Tinggal duduk sambil minum kopi atau makan. Bahkan nominal yang didapatkan bisa jutaan rupiah. Tidak percaya? Mau tahu caranya? Caranya cukup mudah. Anda tinggal siapkan laptop atau komputer. Tentu saja hal yang paling utama harus punya ide dan kreativitas, sebab hanya itu modal awal yang sangat dibutuhkan. Tanpa ide dan kreativitas sudah pasti jalan untuk mendapatkan uang juga tersendat.

Saat ini, untuk menghasilkan uang dari menulis sangat terbuka luas. Banyak sekali media yang memberi honorium atas tulisan yang ditayangkan. Profesi menulis saat ini memang sangat menjanjikan selama si penulis terus produktif dan kreatif. Terlebih kian hari banyak bermunculan media cetak maupun media online. Rata-rata untuk media nasional memberi honorium antara 500—1.000.000-an/artikel yang ditayangkan. Bayangkan saja jika dalam sebulan naskah dari seorang penulis berhasil ditayangkan sebanyak 2 kali di media nasional—tentu saja di media berbeda-beda. Sudah pasti kucuran uang jutaan rupiah akan mengalir ke rekeningnya.

Beberapa tahun terakhir ini memang sering terdengar kabar bahwa banyak media besar menutup rubrik sastra, bahkan sampai tutup seluruhnya. Memang sangat menyedihkan, tapi perjuangan untuk menulis dan untuk mendapatkan penghasilan masih tetap berlanjut sampai saat ini. Sebagian media memang beralih ke ranah digital, meski begitu, bagi media online yang profesional tetap menjalankan kewajibannya memberi honorium atas karya para penulis.

Bagi para penulis pemula mungkin memang sedikit kebingungan terkait cara mengirim naskahnya ke media tertentu. Selain karena belum tahu cara mengirim, hal paling klasik adalah belum mengetahui alamat email media. Ya, alamat email media memang sangat penting agar naskah yang dikirim benar-benar sampai dan tepat sasaran. Maka tak heran jika sering kali muncul pertanyaan “Alamat emailnya apa?” dari sebagian penulis—entah penulis pemula ataupun bagi penulis senior.

Secara logis, semakin sering mengirim naskah ke koran atau media massa tentu semakin besar peluang untuk ditayangkan. Semakin banyak tulisan yang ditayangkan, tentu semakin banyak pula honor didapatkan.

Sekali lagi, cara untuk mendapatkan uang dari menulis sangatlah mudah asalkan tahu caranya. Cara paling efektif tentu memperbanyak tulisan dan sering mengirim ke koran atau media massa. Tidak ada keberuntungan, semua butuh kerja keras. Penulis yang karyanya sering ditayangkan merupakan buah dari usaha keras selama ini.

Semua memang ada tingkat kemudahan atau kesulitan masing-masing. Kesulitan apa pun tidak akan berarti apa-apa bila ada kemauan memusnahkannya. Sering kali para penulis mengeluh bahwa sedang tidak ada ide, padahal untuk medapat ide itu sangat mudah yakni dengan membaca. Jika seseorang gemar membaca dan menulis, sekali mendapat ide maka ratusan buah karya pasti dihasilkan. Jadi tidak ada alasan untuk berhenti berkarya.

Dalam sepekan, upayakan mengirim 1—2 karya ke koran atau media, silakan tunggu hasilnya beberapa pekan kemudian. Jika media A belum menayangkan, bisa jadi media B atau C berkenan menayangkan. Perlu diketahui juga bahwa masa tinjau tulisan apakah layak atau tidak membutuhkan waktu antara seminggu—sebulan atau bahkan bisa lebih. Lah, kalau dalam sepekan tidak mengirimkan karya, lantas apa yang bisa diharapkan?

Mari terus berkarya dan mari menikmati hasil tak terhingga dari usaha yang sudah dilakukan.
  • Share:

You Might Also Like This Advertisement

You Might Also Like This Advertisement

You Might Also Like

Advertisement

0 comments

Advertisement