MEDIA YANG TERBUKTI MEMBAYAR TINGGI PENULIS - Anam Khoirul Anam

MEDIA YANG TERBUKTI MEMBAYAR TINGGI PENULIS

Author: Anam Khoirul Anam - May 03, 2018
Advertisement

Advertisement

Baca Juga

Punya hobi menulis dan ingin mendapat uang dari kegemaran tersebut? Sebelum lebih jauh, barangkali jika Anda ingin mendapatkan uang dari menulis, alangkah lebih baik mengetahui bagaimana cara menulis secara baik dan benar terlebih dulu. Sebab kunci utama kesuksesan dalam menulis adalah menulis sesuai kaidah yang baik dan benar. Menulis ke koran atau media massa serta menulis buku tidak bisa dilakukan secara asal. Harus benar-benar matang secara keseluruhan. Selain itu, Anda juga harus tahu persis alamat media bersangkutan agar benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai naskah yang dikirimkan tidak pernah sampai karena salah alamat atau alamat email tersebut sudah tidak dipakai lagi oleh media bersangkutan. Sering kali media mengalami atau melakukan perubahan alamat email oleh karena satu atau bermacam alasan—tentu saja pihak media bersangkutan yang mengetahui.

Selain masalah teknis di atas, hal yang tak kalah penting untuk diketahui adalah apakah media tersebut memberi honor atau tidak. Karena tidak semua media memberi honor atas tulisan yang ditayangkan. Carilah informasi secara akurat jika memang ingin menghasilkan uang dari menulis di koran atau media massa. Jangan sampai di kemudian hari merasa kecewa atau bahkan menyesal setelah naskah ditayangkan namun tidak diberi honorium.

Berikut ini adalah media-media yang terbukti memberi bayaran tinggi atas naskah atau karya dari para penulis:
1. KOMPAS
Siapa pun pasti sudah tidak asing lagi dengan media satu ini. Selain—yang katanya menjadi barometer jurnalistik—media ini juga tergolong paling tinggi dalam hal honorium. Honorium yang diberikan untuk rubrik cerpen kurang lebih Rp.1.400.000,- / cerpen. Sedangkan untuk rubrik puisi kurang lebih Rp.550.000,- / penulis. Hanya saja untuk benar-benar bisa lolos seleksi dan ditayangkan sangat tidak mudah.

2. MEDIA INDONESIA
Media ini juga sudah sangat familier di kalangan penulis. Honorium yang diberikan untuk rubrik cerpen kurang lebih Rp.705.000 / cerpen. Sedangkan untuk rubrik puisi kurang lebih Rp. 625.000 / penulis. 

3. TEMPO 
Media ini juga tak mau ketinggalan dalam hal honorium. Honor yang diberikan untuk rubrik cerpen kurang lebih Rp.750.000,- / cerpen. Sedangkan untuk rubrik puisi kurang lebih Rp.600.000,- / penulis. 

4. JAWA POS 
Jika dilihat dari nominalnya, media ini masih menempati posisi terbaik dalam hal honorium. Honor yang diberikan untuk rubrik cerpen kurang lebih Rp.925.000,- / cerpen. Sedangkan untuk rubrik puisi kurang lebih Rp.725.000,- / penulis.

Sampai saat ini, 4 media tersebut di atas masih menjadi idola sekaligus incaran utama ketika ingin mengirimkan karya ke koran atau media massa. Walaupun masih ada banyak media yang memberi honorium, namun nominal yang diberikan tergolong lebih sedikit dibandingkan dengan media tersebut di atas.

Perlu diketahui pula bahwa proses pencairan honor memerlukan waktu antara seminggu—sebulan. Jadi, ketika berhasil lolos ditayangkan di media-media tersebut, alangkah lebih baik tetap terus menulis dan mengirim naskah ke media lainnya. Pasalnya proses koreksi pihak kurator terhadap naskah yang masuk ke meja redaksi butuh waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Ya, kalau lolos, kalau tidak? Maka dari itu teruslah menulis dan mengirim ke media setidaknya dalam seminggu 2 naskah per media. Jika beruntung, bisa jadi tiap akhir pekan mendapat kabar bahwa naskah yang dikirim telah tayang di media A, B, C, D dan seterusnya.
  • Share:

You Might Also Like This Advertisement

You Might Also Like This Advertisement

You Might Also Like

Advertisement

0 comments

Advertisement