CARA MENGETAHUI NASKAH DITAYANGKAN MEDIA - Anam Khoirul Anam

CARA MENGETAHUI NASKAH DITAYANGKAN MEDIA

Author: Anam Khoirul Anam - May 26, 2018
Advertisement

Advertisement

Ketika seorang penulis mengirim naskah ke media tertentu pasti berharap jika karyanya lolos seleksi dan ditayangkan. Siapa pun itu—entah penulis pemula atau senior—pasti memerlukan informasi perihal buah pikir yang sudah dikirimkan tersebut. Sebagian penulis mungkin cukup mudah mendapat informasi, namun bagi sebagian penulis barangkali mengalami kendala atau kesulitan untuk menerima informasi terkait karyanya. Bagi sebagian penulis, mengetahui naskah yang sudah ditayangkan media tertentu sangatlah penting, hal ini dimaksudkan agar naskah yang sudah ditayangkan tidak dikirim ulang ke media lainnya alias menghindari tayang ganda. Atau untuk alasan pengarsipan sebuah karya, atau untuk alasan lainnya.

Adapun cara mengetahui apakah naskah yang sudah dikirim berhasil lolos seleksi atau tidak adalah dengan cara sebagai berikut:
1. Menerima Pemberitahuan dari Redaktur
Biasanya redaktur akan mengirim pemberitahuan terkait naskah yang sudah dikirim oleh para penulis jika memang layak tayang. Tapi tidak semua media menerapkan hal ini, sebab tiap media pasti memiliki tingkat kesibukan ataupun kebijakan masing-masing terkait pemberitahuan apa pun kepada pihak penulis. Sudah pasti jika ada pemberitahuan dari redaktur, naskah tersebut akan ditayangkan sesuai jadwal. Begitu pula sebaliknya.

2. Ikut Komunitas Menulis
Ikut dalam sebuah komunitas menulis tentu memiliki banyak manfaat. Selain sebagai wadah mengasah kemampuan dalam menulis, masuk ke dalam komunitas juga bisa dijadikan sebagai media pertukaran informasi. Dari aktivitas inilah seorang penulis dapat mengetahui apakah karya yang dikirim ke media berhasil lolos seleksi atau tidak. Antara satu sama lain setidaknya akan memberikan informasi kepada sesama rekan penulis terkait masalah tersebut.

3. Mencari di Mesin Pencarian Internet
Di era digital saat ini, rata-rata semua media pasti memiliki situs atau website sendiri. Bahkan ada pula yang semula merupakan media cetak, kini beralih ke media digital. Sudah pasti jika ada artikel atau naskah baru, media bersangkutan akan menayangkan artikel tersebut ke laman websitenya. Setelah terindeks oleh mesin pencarian, tiap artikel pasti muncul di mesin pencarian. Nah, dari sini pula tiap penulis bisa mencari informasi apakah karyanya ditayangkan atau tidak.

4. Informasi dari Teman atau Orang Lain
Tak jauh beda dengan nomor 2 di atas. Informasi perihal penayangan sebuah karya bisa didapatkan dari teman atau orang lain, apalagi saat ini masing-masing orang pasti memiliki media sosial. Meski tidak menggeluti bidang yang sama, setidaknya pertemanan di media sosial atau media apa pun bisa menjadi sarana mendapatkan informasi apakah naskah yang dikirim ditayangkan atau tidak.

Dari keempat poin di atas, pada dasarnya untuk mengetahui apakah naskah yang dikirim ditayangkan media adalah seberapa rajin seorang penulis mengirim dan memanfaatkan media yang ada. Seberapa sering berinteraksi dengan massa dan seberapa sering mencari di mesin pencarian. Sebab bisa saja ada kendala teknis sehingga informasi yang dibutuhkan tidak didapatkan, semisal tidak ada pemberitahuan redaktur, sesama teman komunitas tidak memberi kabar, artikel tidak terindeks mesin pencarian, atau bahkan teman di media sosial bersikap pasif atau masa bodoh atas karya dari seorang penulis.
  • Share:

You Might Also Like This Advertisement

You Might Also Like This Advertisement

You Might Also Like

Advertisement

0 comments

Advertisement